Pengembangan Automatic
Train Protection
ATP (Automatic Train Protection) adalah suatu sistem yang melakukan
relay terhadap informasi sinyal, kecepatan kereta yang secara otomatis
dapat menurunkan kecepatan atau bahkan memberhentikan kereta jika batas
kecepatan dicapai atau ketika mendekati sinyal STOP kecepatan kereta
terlalu tinggi.
Pada prinsipnya, ATP dapat menghentikan kereta api dengan otomatis,
begitu sinyal tanda berhenti dilanggar. Baik oleh karena pelanggaran
disengaja ataupun tidak disengaja. Otomatisasi ini terjalin melalui
konektivitas antara perangkat di ruang kemudi di lokomotif, dan track
balise atau sensor pergerakan kereta di lintas. Dengan segala
keterbatasan yang dimiliki manusia, alat ini diharapkan banyak membantu
para pekerja di lini kereta api baik para operatornya dan para
masinisnya.
ATP suatu alat yang
digunakan untuk mengurangi tingkat kecelakaan kereta api yang sudah sering
terjadi di Indonesia. Alat ini akan memberikan keamanan yang lebih baik
daripada sistem sebelumnya yang digunakan oleh PT. KAI yang masih mengandalkan
pengamatan langsung manusia atau dalam hal ini masinis. Dengan menggunakan alat
ini, penggunaan pengamatan manusia masih dibutuhkan namun akan lebih mudah
karena akan dibantu oleh alat ini apabila terjadi kesalahan pengamatan oleh
manusia.
Kesalahan pengamatan ini terjadi karena kelalaian manusia
dan biasanya terjadi pada malam hari disaat tubuh manusia sudah letih dan
membutuhkan istirahat. Namun, tidak tertutup kemungkinan terjadi kelalaian pada
saat siang hari. Oleh karena itu, pengamatan suatu obyek oleh manusia akan
sangat beresiko.
Alat yang dibuat akan membantu masinis yang bertugas dalam
menjalankan kereta api dan menghindarkan kereta api dari kecelekaan akan
terjadi. Alat ini akan bekerja secara otomatis untuk memantau sinyal peringatan
yang diberikan oleh pusat dan melakukan aksi yang diperintahkan oleh pengendali
alat. Dengan metode pendeteksian yang cepat serta algoritma yang tepat maka
kecelakaan kereta api dapat dihindari dan keselamatan penumpang kereta api
dapat dijamin.
Alat ini sudah dibuat di luar negeri sebelumnya, namun
masih perlu dilakukan pengambangan lebih lanjut. Pengembangan yang dilakukan
mencakup hardwareserta sistem alat
keseluruhan sehingga cocok untuk digunakan di Indonesia. Pengembangan alat ini
melibatkan banyak pihak untuk riset, development,
engineering serta produksi.
Sejauh ini tidak banyak perusahaan atau instansi yg mengembangkan atau membuat alat ini di dalam negeri, untuk itu ayo para anak bangsa kita kembangkan teknologi ini jangan tergantung pada bangsa lain. Buktikan anak negeri juga bisa!!!

Ayo terus berjaya perusahaan dalam negeri \m/
BalasHapushttp://marthamarta.blogspot.co.id/
HapusIni baru artikel ya